Rabu, 07 September 2016



STRUKTUR ELEKTRON DARI ATOM
Unsur-unsur yang paling penting bagi ahli kimia organik adalah karbon,hidrogen,oksigen,dan nitrogen . Keempat unsur ini ada di kedua periode pertama dari susunan berkala dan elektronnya terdapat dalam dua kulit elektron yang terdekat ke inti .
               Setiap kulit elektron berhubungan dengan sejumlah energi tertentu . Elektron yang dekat ke inti lebih tertarik oleh proton dalam inti dari pada elektron yang lebih jauh kedudukannya . Karena itu, semakin dekat elektron terdapat ke inti, semakin rendah energinya, dan elektron ini sukar berpindah dalam reaksi kimia . Kulit elektron yang terdekat ke inti adalah kulit yang terendah energinya, dan elektron dalam kulit ini dikatakan berada pada tingkat energi pertama  , Elektron dalam kulit kedua , yaitu pada tingkat energi kedua , mempunyai energi yang lebih tinggi dari pada elektron dalam tingkat pertama , elektron dalam tingkat ketiga , yaitu pada tingkat energi ketiga , mempunyai energi yang lebih tinggi lagi .
A.     Orbital Atom
Tiap kulit elektron suatu atom dibagi menjadi orbital atom ; orbital atom adalah bagian dari ruang dimana kebolehjadian ditemukannya sebuah elektron dengan kadar energi yang khas adalah tinggi (90-95%) . Rapat elektron adalah istilah lain yang digunakan untuk menggambarkan kebolehjadian ditemukannya elektron pada titik tertentu ; rapat elektron yang lebih tinggi , berarti kebolehjadiannya lebih tinggi , sedangkan rapat elektron yang lebih rendah berarti kebolehjadiaanya juga rendah .
Kulit elektron pertama hanya mengandung orbital bulat 1s .kebolehjadian untuk menemukan elektron 1s adalah tertinggi dalam bulatan ini . Kulit kedua , yang agak berjauhan dari inti daripada kulit pertama, mengandung satu orbital 2s dan tiga orbital 2p . Orbital 2s , seperti orbital 1s adalah bulat .
B.     Pengisian orbital
Elektron mempunyai spin , yang dapat berputar menurut arah jarum jam atau berlawanan arah jarum jam( + - ) . Spin dari partikel bermuatan , menimbulkan medan magnet kecil , atau momen magnet dan dua elektron dengan spin berlawanan mempunyai momen magnet berlawanan. Tolakan antara muatan negatif dari dua elektron dengan spin berlawanan dikurangin oleh momen magnet yang berlawanan , yang memungkinkan dua elektron demikian untuk saling berpasangan dalam orbital . Dengan alasan ini , setiap orbital dapat mempunyai maksimun dua elektron, tetapi elektron-elektron tersebut harus berlawanan spin, karena jumlah orbital pada tiap tingkat energi ( satu pada tingkat energi pertama, empat pada kedua, dan Sembilan pada ketiga ), maka berturut-turut tiga tingkat energi dapat mengandung 2 , 8 , 18 elektron ) .
        Suatu pemerian mengenai struktur elektron dari unsur disebut konfigurasi elektron , konfigurasi elektron untuk H adalah 1s1 , yang berarti satu elektron (superskrip 1 ) dalam orbital 1s . Untuk He ,  konfigurasi elektronnya adalah 1s2 , yang berarti dua elektron (superskrip 2 ) dalam orbital 1s . Litium (nomor atom 3 ) mempunyai dua elektron dalam orbital s dan satu elektron dalam orbital 2s , konfigurasi elektronnya adalah 1s1 2s2 .


JARI-JARI ATOM 

Jari-jari atom adalah jarak dari inti atom ke orbital elektron terluar yang stabil dalam suatu atom dalam keadaan setimbang . Biasanya jarak tersebut diukur dalam satuan pikometer atau angstrom .
Besarnya jari-jari atom ini sangat dipengaruhi oleh gaya Tarik inti terhadap elektronnya. Inti atom tersusun oleh proton yang bermuatan positif , sedangkan elektron yang bermuatan negative berada di sekeliling inti .
        Inti dengan jumlah proton yang lebih besar mempunyai tarikan lebih besar terhadap elektron-elektronnya , termasuk elektron paling luar . Perhatikan unsur deret kedua dari susunan berkala (litium sampe fluor) . Atom dari tiap unsur ini hanya mempunyai elektron dalam dua kulit elektron pertama . Apabila kita maju tahap demi tahap dari litium sampai fluor , maka satu proton ditambahkan pada inti . pada setiap tahap , inti mempunyai tarikan untuk elektron yang lebih besar dari jari-jari atom berkurang .
Li   Be   B    C    N   O    F
nomor atom :     3    4     5    6    7    8    9
                                  jari-jari menurun

     KEELEKTRONEGATIFAN
Keelektronegatifan adalah ukuran kemampuan atom untuk menarik elektron luarnya , atau elektron valensi , karena elektron luar dari atom yang digunakan untuk ikatan , maka keelektronegatifan berguna dalam meramalkan dan menerangkan kereaktifan kimia . seperti jari-jari atom , keelektronegatifan dipengaruhi oleh jumlah proton dalam inti dan jumlah kulit yang mengandung elektron . Makin besar jumlah proton berarti makin besar muatan positif,dan dengan demikian tarikan untuk elektron ikatan bertambah . karenanya , keelektronegatifan bertambah dari kiri ke kanan untuk periode tertentu susunan berkala .  
Skala pauling adalah skala numerik dari keelektronegatifan . Skala ini diturunkan dari perhitungan energy ikatan untuk berbagai unsur yang terikat oleh ikatan kovalen . Dalam skala pauling , fluor , unsur yang paling elektronegatif , mempunyai nilaoi keelektronegatifan 4 . Litium keelektronegatifannya rendah , mempunyai nilai 1 . suatu unsur dengan keelektronegatifan yang sangat rendah (seperti litium) kadang-kadang disebut unsur elektropositif . karbon mempunyai nilai kelektronegatifan menengah 2,5 .

PANJANG IKATAN DAN SUDUT IKATAN


    Jarak yang memisahkan inti dari dua atom yang terikat kovalen disebut panjang ikatan . Panjang ikatan kovalen , yang dapat ditentukan secara eksprimental, mempunyai selang harga dari 0,7 Amstrong sampai 2 Amstrong .
     Bila ada lebih dari dua atom dalam molekul , ikatan membentuk sudut  , yang disebut sudut ikatan . sudut ikatan bervariasi dari kira-kira 60° sampai 180° .
     Kebanyakan struktur organik mengandung  lebih dari tiga atom , dan lebih bersifat berdimensi-tiga dari pada berdimensi-dua . Rumus struktur yang terdahulu untuk amoniak (NH3) menggambarkan satu teknik untuk menyatakan suatu struktur dimensi-tiga .

ENERGI DISOSIASI
Bila atom saling terikat membentuk molekul, energy dilepaskan (biasanya sebagai kalor atau cahaya) . jadi , untuk molekul agar terdisosiasi menjadi atom-atomnya , harus diberikan energi .
Ada dua cara agar ikatan dapat terdisosiasi . satu cara adalah karena pemaksapisahan heterolitik , dalam mana kedua elektron ikatan dipertahankan pada satu atom . proses lain yang memungkinkan suatu ikatan terdisosiasi adalah pemaksapisahan homolitik  . Dalam hal ini setiap atom yang turut dalam ikatan kovalen menerima satu elektron dari pasangan yang saling dibagi yang asliu . yang dihasilkan adalah atom yang secara listrik netral atau gugus atom .  

3 komentar:

  1. Maaf saudari asmauk husna, tolong berikan penjelasan rincih terhadap gambar yang anda berikan agam viewers lebih mengerti

    BalasHapus
  2. Bisakah anda memberikan beberapa contoh dalam penjelasan anda? Teriamakasih

    BalasHapus
  3. Bisakah anda memberikan beberapa contoh dalam penjelasan anda? Teriamakasih

    BalasHapus